Sabtu, 12 Maret 2011

Windows Baru Dibuat Di CHINA

LANGSUNG AJA SEDOTT..









semoga terhibur... =)

Kode Rahasia Ponsel

Nokia

1. *#30# : Menampilkan “private number” yang menghubungi anda.
2. *#73# : Mereset timer dan high score game. (hanya pada ponsel tertentu).
3. *#7780# : Untuk mengembalikan ke settingan pabrik / Soft reset.
4. *#2820# : Alamat IP perangkat Bluetooth.
5. Xx# : Akses cepat ke nomer atau nama pada address book anda.
6. *#0000# : Menampilkan versi resmi ponsel, baris pertama menunjukkan versi softwarenya, lalu baris kedua menampilkan tanggal pembuatan software dan baris ketiga menunjukkan tipe kompresi software yang digunakan.
7. *#9999# : Sebagai alternatif apabila kode *#0000# tidak berfungsi.
8. *#06# : Melihat nomor IMEI ( International Mobile Equipment Identity ).
9. *#21# : Mengecek nomer pengalihan “ All calls “
10. *#43# : Mengecek status “Call waiting”.
11. *#67705646# : Mengganti operator logo pada 3310 dan 3330,
12. *#746025625# : Menampilkan status SIM Clock. Jika ponsel anda mendukung fitur penghematan energi, akan keluar tulisan “ SIM Clock Allowed”, artinya anda akan mendapat waktu stand by yang lebih.
13. *#92702689# : Menampilkan : 1. Serial Number, 2. Date Made, 3. Purchase date, 4. Date of last repair , 5. Transfer user data. Pada beberapa ponsel setelah menggunakan fitur ini anda harus merestart ponsel.

Sony Ericsson

1. *#06# : Melihat IMEi
2. *#0000# : Mereset kembali ke bahasa Inggris
3. >*<<*<* : Service menu, menampilkan versi software ponsel,. Tekan tombol Yes berulang kali untuk melihat semua data software dan tekan > untk melihat semua teks yang terdapat pada ponsel.
4. <**< : Untuk mengunci SIM Card. ===================================== PHILLIPS: *#06# -> Displays imei
*#2254*# -> Status Register: C, BS, RR, MMI, CREAT
*#2255*# -> Activate & Deactivate the "DEBUG CALL"-
*#2558*# -> The time in days, hours & minutes you are connected to the net
*#2562*# -> Not Clear; the phone reconnects to the net
*#2565*# -> Not Clear; Warmstart?
*#3333*# -> (NO) BLOCKING - list (15 Items)
*#2377*# -> "BEER": not clear, the phone waits a random time and reconnects to the net, sometimes the phone makes a reset
*#3377*# -> Init, Flags, SIM LCK
*#3353*# -> Resets the (NO) BLOCKING - list
*#7378*# -> Name, Length, SIM phase
*#7489*# -> SECURITY CODE
*#7693*# -> You can activate & deactivate the SLEEP MODE (when deactivated the battery will go down)
*#7787*# -> Not clear: SPURIOUS INTERRUPT
*#7948*# -> SWITCH OFF: not clear; it is a timer or something
*#8463*# -> Some information about the SLEEP MODE Philips Genie (TCD838)
*#2337*# -> Will activate the beep signal when the cellphone reconnected to the net Service Codes


Alcatel
Master Codes
- 25228352
- 25228353
- 83227423 (TH3/4,BH4,BF5,BG3,BF3/4..)

###337*07# - master reset (with SIM)
###847# - factory reset (with SIM)
###728# - factory reset (with SIM)

Alcatel 835 formating - **0102#



Samsung
*2767*3855# - FULL E2P RESET
*2767*2878# - CUSTOM E2P RESET
#*7337# - UNLOCK
*2767*688# - UNLOCK
*#0523# - CONTRAST
*#9998*523# - CONTRAST
*#8999*8378# - Service Menu (X100)


Philips
#20021208# ok - 630 without SIM (erase flash)
*#7728*# - RSAV DONE
*#3849*# - ??? reboot
*#3851*# - ??? reboot
Philips 568 *01763*737381# - reset


Pantech
*01763*737381# - master reset (user data, user code) without SIM
*01763*8371# - SW version
*01763*6371# - UNLOCK
*01763*3641# - Menu


Panasonic
*01763*737381# - master reset (user data, user code) A100, A101, A102,G50, G51, G70,

GD55..
*369#(*) - MENU

7, 4, 6, menu, menu - lock menu
*#9999# - 5 sec after power on - SW version (GD75, GD67, GD87..)


LG
2945#*# - service menu (code reset)(W3000 G5300 C1200 G7100...)
2945#(*)- hold (LG 500,600)
B1200 *+pwr, 6,6,8 Service Menu
B1300 *+pwr, 1,5,9 Service Menu

Security Removing Code For Lg 8110,8120.
47328545454#
Or
277634#*#


Sony-Ericsson
> * < < * < * - Service menu

< * * < - Lock menu


VK Mobile

*#79# - SW version
*#85*364# (*) - hold menu
855855# without SIM (VG107)
85558555#(*)-hold
4268#(*)-hold (VG207)



Voxtel
0124 - master code
0718#(*)- hold - menu (ST11, SC10, V100 without SIM)
4268#(*)- hold - show code (ST11, SC10 without SIM)
*789(#)- hold - menu (V50, V300, RX100 without SIM)



Motorola
(T190, T191, T205) master code

- 19980722

- 20010903

**********

P2K test menu:
*#06#, menu, menu, 048263*

Test comands:
32*116*1*0*0 - read phone code
32*118*1*0*0 - read security code
18*0 - factory reset, phone code off
18*1 - master reset
54*18*1 - full phone reset
10*0*6 - select 900/1800
32*279*1*0*8 - model
32*383*1*0*0 - flex version

Hard reset MPX200, MPX220 - blue button + power on


Nokia
*#7370925538# (valet code reset) 6230
*#746025625# [*#sim0clock#]
*#92702689# [*#war0anty#]


Fly Bird
S688 - #*301#02# send - with SIM
menu:
7 - 10 - ok,

#*8000#, #*3676# (reboot repair)

V09, S1180 - *, 3 times down, 3 times up - service menu


Enol
*#987*00# - Service menu
*#987*99# - Full reset
*#900# - SW version


Maxon
*#9922# - menu, reset (without SIM)
*#9900# - Software Version
*#9901# - Software Version (PBatch)


S60 Series (SX1, 6600, N-Gage..)
*#7780# - factory default
*#7370# - full factory defaults (all user data reset)
SX1 formating - * + # + power on
6600 formating - 3 + * + send + power on
Sendo X1 formating - 5 + power on


Mitsubishi
*65512890 (*-hold) format FFS (Eclipse)

* 3926 - (*-hold) test mode

* 5806 - (*-hold) SW version

*(hold) 787090 - trium 320 unlock menu


Huawei (cdma)

MASTER SECURITY CODE
-309296
-3092
-9296


Pantech HX-550C (cdma)

Full reset (phone code reset)- ##03*934#9367*192#397#7412569746 PWR,
after reset - ##27732726 PWR and select "with uim"
=========================================================
Nokia Master Code Calculator,
master code buat ngebuka security code
http://filecargo.com/dw.php?id=1178989260&/1/mastercode.exe
masukan imei, trus keluar dech 10 digit master code nya...
imei 15 digit bisa diliat di belakang casing dibawah battery...
ato dengan menekan *#06#

Semoga Bermanfaat.....

Di Kecamatan Ini 60 Persen Remajanya Hamil Sebelum Nikah


Ironis, pasangan kumpul kebo alias hamil dulu sebelum menikah di wilayah kecamatan Junrejo, ternyata jumlahnya cukup tinggi. Data yang dikeluarkan pihak KUA setempat, dalam setahun lalu 60 persen dari 328 pasangan atau sebanyak 160 pasangan sudah hamil sebelum menikah. Kepala KUA Kecamatan Junrejo, Arif Syaifuddin mengakui banyaknya pasangan hamil sebelum menikah itu. ‘’Angkanya cukup tinggi, ini sangat memprihatinkan,’’ ungkap Arif Syaifuddin kemarin.



Menurutnya, pasangan pengantin memang tidak bercerita apakah sudah hamil atau belum saat menikah. Meski begitu, KUA memiliki data karena kemudian pasangan suami istri itu mengajukan legalisir buku nikah empat atau lima bulan setelah pernikahan. Alasanya, legalisir buku nikah itu digunakan untuk mengurus Akta Kelahiran sang anak.

Melihat fakta itulah, kata dia, ketika menikah pihak perempuan sudah mengandung dengan usia tiga atau empat bulan. Dalam waktu empat atau lima bulan setelah menikah, sang anak sudah lahir sehingga keluarga butuh mengurus surat-surat kelahiran dengan menggunakan surat nikah. “Saya tidak mau membuka aib. Tetapi kondisi ini perlu saya sampaikan, sebagai peringatan bagi orangtua yang punya anak menginjak dewasa. Mereka harus memperhatikan hubungan anak-anak ketika berpacaran,” tambah Arif.

Menurutnya, penyebab tingginya angka kehamilan sebelum nikah adalah ilmu keagamaan yang tipis dan lemahnya kontrol orangtua terhadap pergaulan anak-anak. Selain itu kemajuan tehnologi, baik tayangan TV maupun internet memacu tumbuhnya pergaulan remaja untuk berhubungan badan sebelum menikah.

Dia juga menjelaskan, mereka yang hamil sebelum menikah rata-rata memiliki usia muda antara 19 hingga 24 tahun. Mereka sudah pacaran dan banyak diantaranya tidak bisa mencegah berhubungan badan sehingga harus hamil. Lantas, KUA Junrejo kini punya kebijakan baru terkait aturan menikah. Mereka yang mengajukan pernikahan dengan kondisi perempuan sudah hamil, nantinya tidak akan langsung dinikahkan. Jika langsung dinikahkan, masyarakat cenderung memandang enteng sebuah pernikahan.

‘’Kalau hamil ya langsung menikah. Anggapan itu nantinya terus berkembang di masyarakat bahwa berhubungan badan di luar pernikahan, bakal menjadi persoalan biasa,’’ katanya dengan nada prihatin. Kebijakan itu benar-benar diterapkan oleh KUA Kota Batu. Dalam satu bulan terakhir ini, ada enam pasangan mengajukan nikah dan empat diantaranya sudah hamil. KUA tidak langsung menikahkan mereka, melainkan menunda lebih dulu.

KUA pun bersama tokoh-tokoh masyarakat, juga menyampaikan seruan melalui aneka spanduk. Malahan Kementerian Agama bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, memperlihatkan bahaya hubungan sebelum nikah hingga peringatan penularan penyakit HIV/AIDS. (Sumber)

Senin, 07 Maret 2011

Keajaiban Angka 1-10

Ternyata angka atau bilangan dengan menggunakan bahasa Indonesia memiliki struktur atau pola yang unik dan mungkin tidak akan ditemukan di bangsa lain. Hanya di Indonesia.

Setiap bangsa, negara dan daerah pasti memiliki penyebutan sendiri untuk angka-angka dari satu, dua sampai dengan sepuluh. Misalnya angka tiga kita menyebutnya di Indonesia tapi di negara lain ada yang menyebutnya tri, three, san, tolu dan lain sebagainya.

Bahkan bila ada yang masih ingat angka-angka tersebut dalam bahasa daerah teman-teman masing-masing dari satu sampai sepuluh maka kadang ada angka yang penyebutannya sama dan ada pula yang berbeda dengan Bahasa Indonesia. Mungkin tergantung dari enaknya di lidah atau di telinga.

Langsung saja. Di sini saya bukan mengajarkan Anda berhitung tapi coba perhatikan deretan angka-angka di bawah ini.

1 = Satu
2 = Dua
3 = Tiga
4 = Empat
5 = Lima
6 = Enam
7 = Tujuh
8 = Delapan
9 = Sembilan

Ternyata setiap bilangan mempunyai saudara ditandai dengan huruf awal yang sama. Bila kedua saudara ini dijumlahkan angkanya, maka hasilnya pasti sepuluh. Contohnya Satu dan Sembilan. Mempunyai huruf awal yaitu S dan bila djiumlahkan satu dan sembilan hasilnya adalah sepuluh.

Begitu juga dengan Dua dan Delapan, Tiga dan Tujuh kemudian Empat dan Enam. Terurut sampai dengan angka Lima. Lima dijumlah dengan dirinya sendiri juga hasilnya sepuluh.

Tidak sampai di situ, ternyata huruf awalnya juga punya peranan penting terbentuknya bilangan itu. Misalnya Satu dan Sembilan sama-sama huruf awalnya adalah S yang secara kebetulan berada pada urutan 19 dalam alpabet. Bila angka satu dan sembilan dijumlahkan kemudian dibagi dua untuk mencari rata-ratanya maka hasilnya adalah 5. Bentuk angka 5 sangat identik dengan huruf S. Yang pernah membaca Matematika Alam Semesta, perlu ditambahkan bahwa 19 adalah angka TUHAN.

Kemudian Dua dan Delapan. Huruf awalnya adalah D yang urutan keempat. Bila delapan dibagi dua maka hasilnya adalah empat (pembenaran).

Selanjutnya Empat dan Enam. Huruf awalnya adalah E yang urutan kelima. Lima berada diantara Empat dan Enam (pembenaran lagi).

Sedangkan angka Lima huruf awalnya adalah L. Dimana L digunakan untuk simbol angka lima puluh dalam perhitungan Romawi (pembenaran yang masih nyambung).

Lalu bagaimana dengan Tiga dan Tujuh? Ternyata susah cari pembenarannya. Ditambah, dikurang, dibagi dan dikali ternyata belum juga ketemu. Tiga dikali tujuh hasilnya 21, kurang satu angka dengan huruf T yang urutan ke 20. Tapi simbol V digunakan untuk menunjukkan angka tujuh dalam perhitungan Arabic. Dan V diurutan ke-22.

Ternyata, tidak pakai matematika. Cukup ditulis saja di kertas kosong kemudian pasti bisa ketemu hubungannya. Coba tulis huruf T kecil (t) di sebuah kertas. Kemudian putar kertasnya 180 derajat maka kamu bisa lihat angka tujuh dengan jelas. Lalu bagaimana dengan angka tiga? Juga sama. Tulis huruf T besar di kertas pakai font Times New Roman kemudian putar 90 derajat ke kanan searah jarum jam. Tada…. Kamu pasti bisa lihat angka tiga dengan jelas. Tapi sedikit mancung. (pembenaran yang juga dipaksakan sekali).

Pola unik ini mungkin hanya bisa ditemukan di Indonesia. Lalu bagaimana dengan di Malaysia yang juga memakai bahasa yang sama? Ternyata di Malaysia angka 8 tidak disebut sebagai Delapan tapi Lapan. Jadi pola ini hanya milik Indonesia. Jangan sampai diklaim juga sama mereka.

Ibuku Seorang Penipu !

Pada suatu pagi yang hening dan tenang, tika burung sedang berkicau, aku baru saja bersiap untuk pergi ke sekolah.
Aku kelihatan begitu segak sekali. Keluar saja aku dari bilik, ibu sudah menghidangkan sarapan di ruang makan.
Aku memandang ibu ku sambil tersenyum, dan ibu membalas kembali senyumanku itu.
Lalu ibu memanggil ku untuk bersarapan. Ubi rebus yang ibu hidangkan begitu sedap bila dicecah dengan sambal.

Aku memandang ibu lalu bertanya, "Ibu mengapa tidak makan sekali?"

"Ibu sudah makan tadi nak, sewaktu kau sedang bersiap," sambil terukir senyuman di wajah ibu.

Namun, aku tahu ibu sedang menipuku, dia masih belum bersarapan.
Kami hanya tinggal dua beranak saja, ayah telah lama meninggalkan kami berdua.
Ibulah yang mencari nafkah dan membesarkan aku selama ini.

Pulangnya aku dari sekolah pada tengah hari, aku terus makan.
Ibu pula masih di pasar menjual sayur, dan hanya pulang pada jam dua petang.
Ibu kelihatan begitu penat sekali apabila dia pulang, dan terus masuk ke bilik.
Aku mulai pelik, ibu selalunya tidak begitu, selalunya dia pasti akan berbual dengan ku terlebih dahulu.
Bertambah pelik lagi, ibu tidak keluar-keluar lagi dari biliknya dari pukul dua hinggalah ke pukul enam petang.
Aku nekad, aku terus masuk ke bilik ibu. Aku melihat ibu sedang terlantar di dalam bilik.
Ya Allah, apa yang sedang berlaku ini. Aku memegang dahi ibu, dahinya sungguh panas. Barangkali ibu demam.

"Ibu, kita pergi jumpa doktor ya, ibu demam ni."

Ibu sekadar menggelengkan kepalanya lalu berkata "Tak mengapa nak, esok lusa elok lah demamnya,
lagipun bukannya teruk sangat demam ibu ni."

Sekali lagi aku ditipu oleh ibu. Kenapa ibu suka sangat menipu aku. Dahinya sungguh panas tadi.
Aku tahu yang ibu tidak mahu membazirkan duit kerana ingin menampung kos aku untuk ke sekolah,
sehingga tidak mahu berjumpa doktor.

Kini aku telah dewasa dan berkerjaya.
Seperti kebanyakan orang, aku terlalu sibuk sehingga tidak sempat menelefon ibu untuk bertanya khabar,
apatah lagi menjenguknya di kampung. Suatu hari, aku berkesempatan jua menelefon ibu untuk bertanya khabar.

"Assalamualaikum ibu. Ibu sihat? Dah makan ibu? Duit belanja cukup tak?"

Ibu membalas sambil terbatuk-batuk, "Waalaikumsalam.
Ibu batuk sikit saja ni, esok lusa baiklah. Duit yang kau kirimkan bulan lepas pun tak habis diguna lagi, banyak lagi."

Mendengarkan suara ibu yang terbatuk-batuk itu, aku mula rasa tidak sedap hati.
Namun apakan daya, aku hanya mampu berdoa pada yang Esa supaya ibu diberi nikmat kesihatan.
Keesokan harinya, aku menerima panggilan dari Mak Piah, jiran dan rakan karib ibu di kampung.
Tiba-tiba jantung aku berdebar-debar, aku bertanya kepada Mak Piah,

"Ada apa Mak Piah telefon ni?"

Aku sungguh terkejut mendengar jawapan dari Mak Piah sehingga jatuh terjelupuk ke lantai.

"Ibu telah meninggal dunia..."

Patutlah semalam aku risau tatkala mendengar ibu terbatuk-batuk.
Mak Piah memberitahu sudah masuk dua bulan ibu menghidap batuk kering.
Ibu sering batuk berdarah tetapi tidak mahu ke hospital, ibu tidak menggunakan duit yang aku kirim untuk berbelanja,
sebaliknya duit itu dia gunakan untuk membeli tanah di hujung kampung untukku,
ibu hanya makan apa yang ditanamnya di kebun. Pada saat ini aku masih terfikir,
mengapa ibu sering menipu aku walau ajal hampir kepadanya?

Kini, setelah ibu pergi untuk selamanya barulah aku tahu mengapa ibu sering menipu aku.
Itu pun setelah aku bertanya kepada Mak Piah.
Mak Piah memberitahu, naluri seorang ibu ini berlainan,
ibu sanggup menahan lapar dan sakit demi untuk anaknya.
Aku sungguh sedih, lantas bercucuran air mataku jatuh ke bumi.
Aku sungguh terharu dengan pengorbanan ibu selama ini kepadaku.
Ya-Allah, kau tempatkanlah ibuku di kalangan hamba-hamba-Mu yang solehah